Bupati Malaka Sebut WTP Bukan Sebagai Prestasi Tetapi Kewajiban

Kupang – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan WTP bukan lagi sebagai prestasi tetapi lebih kepada keharusan atau kewajiban, sebagai perwujudan dari tanggungjawab pengelolaan keuangan daerah kepada pemerintah tingkat atas maupun kepada masyarakat Malaka.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran disela diskusi
bersama Kepala BPK Perwakilan Provinsi NTT dan jajarannya di Kupang, Rabu (15/1-2020).

Diskusi yang digelar bersama BPK yang dihadiri Bupati Malaka didampingi Inspektur Inspektorat dan Kaban Keuangan Kabupaten Malaka itu dalam rangka penguatan komitmen Pemda untuk Raih WTP 2020, bersadarkan roadmap Raih WTP.

Dalam kesempatan itu Bupati SBS mengharapkan kerja sama dan dukungan riil semua pimpinan OPD untuk mewujudkan tekad tersebut. Bupati akan menindak tegas pimpinan OPD yang kerja main-main, tidak fokus serta menyebabkan kerugian daerah.

Dalam kesempatan itu Bupati menegaskan bahwa tgl 16 Maret 2020.Laporan keuangan Pemda Malaka TA 2019 harus diserahkan kepada BPK Perwakilan Prov NTT dan meminta semua pihak agar perhatikan dan pedoman jadwal yang sudah disusun agar tidak terlambat.

Kaban Keuangan Kabupaten Malaka, Aloysius Werang kepada wartawan mengatakan sesuai arahan Bupati Malaka bahwa Pemda Malaka sudah berkomitmen untuk tindaklanjut temuan BPK yang sampai saat ini sudah
mencapai 87 persen.

” Ini artinya salah satu persyaratan untuk raih WTP yaitu tindaklanjuti temuan, sampai dengan terpenuhi. Tinggal bagaimana Pemda Malaka memenuhi aspek kepatuhan dan kecukupan pengungkapan dalam LKPD dengan menyiapkan bukti (avidance) yg memadai” .

Dalam pertemuan dengan BPK di Kupang Pemda Malaka tetap berkomitmen untuk meraih WTP. Demikian juga Kepala BPK Perwakilan, juga menyampaikan harapan tersebut dengan terus mendorong Pemda Malaka untuk meraih WTP. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *