Bupati Malaka Sebut Orang Yang Menuduh Seseorang Tanpa Alat Bukti Itu Orang Biadap dan Tidak Berpendidikan

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran menyebut orang yang menulis dan menuduh seseorang tanpa alat bukti dan tidak melalui prosedur hukum adalah orang -orang biadap, tidak berpendidikan dan tidak berakhlak.

Korupsi itu bukan hanya dituduh oleh sembarang orang tetapi harus ditempuh melalui prosedur hukum.
Masyarakat diminta untuk bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum supaya mencegahnya. Caranya, melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum disertai dengan bukti-bukti untuk dilakukan upaya penindakan dan upaya pencegahan.

Penegasan itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam sambutannya di acara Syukuran Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -74 Bhayangkara di Betun – Ibu Kota Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Rabu (1/7-2020)

Dikatakannya, berbicara mengenai korupsi tidak segampang dan tidak semudah membalikkan telapak tangan, karena bicara tentang korupsi itu bukan narasi atau kata – kata yang dilakukan seseorang tanpa alat bukti.

” Korupsi itu bukan hanya dituduh oleh sembarang orang tetapi harus ditempuh melalui prosedur hukum.
Masyarakat diminta untuk bekerja sama dengan Aparat Penegak Hukum supaya mencegahnya. Caranya, melaporkan kepada Aparat Penegak Hukum disertai dengan bukti-bukti untuk dilakukan upaya penindakan dan upaya pencegahan”

“Tidak boleh menuduh seseorang tanpa melalui proses hukum karena itu perbuatan biadap dan itu perbuatan orang tidak berpendidikan, tidak sesuai dengan tatanan kehidupan masyarakat” .

“Oleh karena itu saya mohon kepada kita semua yang berada di negara Republik Indonesia, negara yang berdasarkan hukum dimana semuanya harus diselesaikan sesuai prosedur hukum yang berlaku”

“Ada penyelidikan, ada penyidikan, ada penuntutan dan lainnya.
Seseorang yang baru disebut tersangka belum tentu dia bersalah karena harus dibuktikan lewat keputusan pengadilan” .

“Seseorang yang sudah difonis melalui pengadilan tapi yang bersangkutan masih ada upaya banding maka seseorang itu belum bisa dikatakan korupsi kecuali sudah ada keputusan yang incrah”

“Kita semua berupaya agar korupsi di kabupaten malaka dapat kita cegah dan ditiadakan”

“Saya sangat berharap kepada Bapak Kapolres dan Bapak Kejari agar kita bersama-sama berusaha supaya tidak boleh ada korupsi di daerah ini”

” Kalau saya katakan demikian, ada yang bilang ahh… Itu hanya omong saja… Ya tidak apa-apa. Ini hanya omong saja… Ya tidak apa-apa, karena perbuatan manusia hanya diketahui dari kata-kata dan perbuatan. Ada yang dilihat dan ada pula yang tidak dilihat. Tetapi Tuhan mengetahui segalanya. Satu hal yang pasti, Kebaikan tidak pernah dikalahkan oleh kejahatan. Kejahatanpun tidak pernah unggul atas kebaikan”

“Oleh karena itu, saya mengajak kita semua untuk taat pada hukum . Ikuti prosedur-prosedurnya.Apabila ada seseorang merasa diperlakukan secara tidak adil silahkan tempuh jalur hukum supaya mendapatkan keadilan sesuai prosedur dan aturan hukum yang berlaku di negeri ini”

“Tidak boleh buat kegaduhan yang mengganggu pelaksanaan
Pembangunan , penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di daerah ini”

” Pada kesempatan yang berbahagia ini kami minta kepada para rohaniwan agar berdoa dan memberkati umatnya supaya tidak boleh korupsi. Harus diberi keteladanan karena kita bekerja bersama di daerah ini”.


.
“Kami juga meminta pimpinan DPRD agar melakukan pengawasan politik dengan sebaik-baiknya, dengan penuh kejujuran tanpa ada dusta diantara kita”

” Tidak boleh ada perjudian di daerah ini. Seorang pemimpin selain mengeluarkan dan menegakkan aturan juga
harus memberi contoh kepada rakyat ”

” Saya berharap melalui moment yang berbahagia ini kita bahu membahu agar dapat melaksanakan penugasan ini dengan baik”

Dalam kesempatan yang sama Bupati meminta seluruh komponen masyarakat agar mensyukuri anugerah Tuhan sehingga alat negara yamg disebut dengan Kepolisian Negara RI telah hadir di negara Indonesian selama 74 tahun.

“Atas nama Pemerintah dan rakyat Kabupaten Malaka menyampaikan Proficiat Hari Ulang Tahun Bhayangkari tanggal 1 Juli 2020”.

“Setiap tanggal 1 Juli diadakan upacara peringatan hari lahirnya Kepolisian RI. Ini bukan hanya sekedar seremonial belaka tetapi untuk mengingatkan kita semua betapa pentingnya peran dan tugas yang diemban oleh Polisi Negara Republik Indonesia”.

“Oleh karena itu atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Malaka menyampaikan limpah terima kasih kepada Bapak Kapolri dan Bapak Kapolda NTT karena pada waktu yang tepat telah membentuk Polres Malaka yang ditandai dengan dilantiknya Kapolres Perdana Malaka yaitu Bapak, AKBP Albert Neno.SH pada tanggal 18 desember 2019 lalu di Kupang – Provinsi NTT yang ditandai dengan berdirinya Polres Malaka”

“Kehadiran Polres Malaka pada saat yang tepat, karena seperti kita ketahui sejak akhir tahun 2019 bangsa didunia ini mengalami persoalan besar yaitu Pandemi Covid-19 ”

“Dalam upaya mencegah dan menanggulangi penyakit ini tentu keterlibatan masyarakat adalah modal utama”.

“Untuk keterlibatan ini membutukan kedisiplinan kita semua, oleh karna itu kehadiran Kepolisian di Kabupaten Malaka pada saat yang tepat karena pihak Polres Malaka turut serta dan aktif menjaga ketertiban dan keamanan sehingga kita dapat melaksanakan penugasan ini dengan baik”

“Pada kesempatan ini saya mengingatkan kembali ketika secara resmi Pemda dan masyarakat Kabupaten Malaka menerima kehadiran Polres Malaka ditandai dengan upacara sederhana yang berlangsung di Pantai Motadikin”.

Pada waktu itu Pemkab Malaka bersama masyarakat meminta tiga hal kepada Kapolres yang harus dikerjakan didaerah ini

” Pertama adalah ketertiban berlalulintas. Hal ini kami minta karena kecelakaan , kematian atau kesakitan akibat tidak disiplin berlalulintas menyebabkan banyak korban. Hal ini bukan saja karena ketidakdisplinan para pengemudi saja tetapi tidak ditunjang dengan adanya infrastruktur jalan dan jembatan yang memadai serta belum adanya rambu-rambu lalulintas yang standart. Tetapi yang terutama adalah kita harus disiplin menggunakan sepeda motor di jalan raya. Sejak saat itu Polres Malaka telah mencanangkan sebagai program utama untuk dilaksanakan didaerah ini ”

” Kedua, Pemerintah meminta agar perkelahian antar masyarakat, baik pemuda dan antar kampung sedapat mungkin dihindari di daerah ini. Hal ini telah terlaksana dengan baik menurut prosedur dan protap aktifitas pencegahan yang dilakukan pihak Polres Malaka.

” Ketiga, bersama Pemda Malaka kita mencegah terjadinya korupsi di kabupaten ini”. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *