Bupati Malaka Resmikan Gedung IGD RSUPP Betun – Malaka

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meresmikan Gedung IGD RSUPP Betun di Betun – Ibu Kota  Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Selasa (22/9-2020)

Pengresmian Gedung IGD RSUPP Betun itu dihadiri Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Malaka, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Malaka, Jajaran Dinkes dan RSUPP Betun , Para dokter ahli, tim ahli kesehatan Untuk  Kabupaten Malaka , BUMN , tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam kesempatan itu mengatakan  berbicara tentang kesehatan maka kita bicara tentang kehidupan dan kemanusiaan.

” Tugas kita ada dua yakni menjaga orang sehat supaya tidak sakit . Tapi sulit karena jumlah mereka banyak dan kepala batu.”

” Yang kedua, kita urus orang sakit supaya sehat.  Jumlah mereka sedikit dan penurut.”

” Prinsip fundamental,  untuk urus orang sakit supaya  sembuh maka dibutuhkan ilmu pengetahuan dan teknologi  sehingga  investasinya mahal”

” Berbahagialah karena kalian bisa  mendapatkan pimpinan daerah yang paham tentang urusan kesehatan” l.

” Ada lima komponen yang perlu diperhatkan dalam mengurus kesehatan yakni  SDM ( jumlah, kualitas, spesialisasi dan pesebarannya)

” Kedua, infrastruktur pelayanan kesehatan berupa peralatan. Harganya sangat mahal dan sulit dioperasikan

” Ketiga, bahan/perbekalan harus ada. Gedung, semua gedung rumah sakit berbeda dengan gedung lainnya sesuai jenis penyakitnya dan ketersediaan laboratorum”

” Kelima, penganggaran dan pembiayaan harus conect dan bersinergi.”

Komisi DPRD yang membidangi kesehatan supaya cermat dalam memberikan keputusan supaya tidak boleh salah.

“Tidak  gampang kita mengurus kesehatan tetapi kita harus berani memulainya”

“Nasehat saya, uruslah rumah sakit itu dengan baik karena rumah sakit itu tempat kita meninggal”

“Sejak  tahunbl 2016 tekad kita menjadi show Window Indonesia dikawasan perbatasan negara. Kita senang sekali karena DPRD memberikan dukungan dibidang kesehatan”

“Dibidang kesehatan kita beri insentif bagi para tenaga dokter agar mereka mau bekerja di Kabupaten Malaka”

” Saya memohon pengembangan SDM jangan ditunda-tunda karena kita akan rugi waktu. Pemda Malaka memberi ruang kepada para dokter untuk belajar specialist dan dibiayai pemerintah hingga tuntas agar satu saat kita memiliki dokter specialist sendiri

Wakil Ketua DPRD Malaka, Devi H Ndolu, mengatakan gedung IGD yang dibangun dengan kualitas bangunan yang  termasuk mewah di Malaka ini merupakan   hasil perjuangan dan relasi yang baik oleh Bupati Malaka”

“Proses untuk mendapatkan DAK itu sangat sulit sehingga kita patut mengapresiasi Bupati  Malaka bersama jajarannya yang sudah berjuang mendapatkan bantuan ini”

” Di DPRD kita selalu memberikan dukungan  agar pemerintah mendatangkan  dana DAK untuk membangun daerah ini”

” Dengan adanya pengresmian bangunan ini  kita berharap rakyat kabupaten Malaka diberi pelayanan yang optimal ”

” Kita jangan protes banyak karena
Pelayanan E KTP itu terobosan luar biasa  dan kalau mau belajar pakarnya ada di Bupati Malaka”.

” Gedung mewah ini harus dioptimalkan pemanfaatannya untuk melayani rakyat”

”  DPRD Malaka tetap  memberikan dukungan agar anak- anak bisa ambil dokter specialist termasuk tenaga kesehatan lainnya agar SDM dibidang kesehatan kita berkuakitas dan lebih mantap kedepan”

Direktur RSUPP Betun, dr Oktelin Kiswadie dalam kesempatan itu  mengatakan pembangunan gedung IGD RSUPP Betun merupakan karya terbesar sejak rumah sakit ini berdiri tahun 2003.

” Pembangunan IGD RSUPP Betun ini bersumber dari dana DAK 2019.  Untuk mendapatkannya saat itu  nyaris gagal tetapi berkat kerja keras semua pihak dan dukungan Bupati SBS  maka dapat terwujud seperti sekarang”.

” Kita sebagai garda depan perbatasan RI-RDTL membangun gedung ini dengan total keuangan Rp  14 M ditunjang  untuk Alkes yang bersumber dari dana  DAU dan DAK”

” Kita senang sekali karena  Alkes yang canggih dioperasikan  SDM yang baik karena melalui Bupati dan jajaran DPRD kita  memiliki dokter ahli dan dokter umum. Saat ini kita ada dokter spesialis untuk mengoperasikan  semua peralatan yang ada”

” Saat ini kita sudah  mendapatkan bantuan  gedung rawat inap sebesar Rp  35 M dan   kita masih berjuang untuk mendapatkan bantuan gedung rawat jalan  sebesar Rp 35 M.  Kita tetap meminta bantuan Bupati  Malaka untuk mengoptimalkan jejaring di Jakarta untuk mewujudkan  rencana diatas”

” Cita-cita  kita,  lima tahun lagi kita terdepan  dibidang kesehatan di NTT dan diperhitungkan di Indonesia. Kita sangat optimis karena guru dan motivator kita  dibidang kesehatan yakni Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *