Bupati Malaka Pimpin Rapat Persiapan Untuk Buka Kegiatan Kemasyarakatan Berupa Pesta Nikah dan Urusan Adat

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran memimpin rapat persiapan untuk membuka kegiatan kemasyarakatan berupa pesta nikah dan urusan adat yang digelar di Aula Kantor Bupati Malaka, Jumat (26/6-2020).

Rapat persiapan itu dihadiri Bupati Malaka bersama Kepala Perangkat Daerah, Kapolres Malaka, Dandim 1605/Belu, Dan Yonif /744, Pemimpin Agama, Camat dan Pers.

Usai memimpin rapat persiapan itu Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan mengatakan mulai hari ini hingga tanggal 9 Juli rencana pembukaan kembali kegiatan kemasyarakatan berupa pesta nikah dan urusan adat disosialisikan kepada masyarakat melalui Camat dan pejabat yang diundang hari ini.

” Seluruh Camat diperintahkan untuk segera mengundang desa dan BPD agar rapat , kemudian sosialisasikan kepada masyarakat supaya kalau masyarakat mau pesta nikah atau urusan adat di rumah adat harus patuh pada protap yang ditetapkan bersama.
Kalau sudah disosialisasikan maka kita akan buka untuk dilaksanakan”.

“Tadi kita sudah minta kepada Kapolres, Dandim dan Dan Yon supaya pihak keamanan membantu dalam pengawasannya agar rakyat tetap menjalankan protokol Covid 19”.

“Kita tidak boleh menutup mata bahwa rakyat juga perlu kegiatan kemasyarakatan yang menjadi bagian dari kehidupan bermasyarakat”.

“Mulai hari ini hingga tanggal 9 Juli dilakukan sosialisasi dan tanggal 10 Juli rapat pemantapan untuk diputuskan bersama.
Kita ancar-ancar paling lambat tanggal 15 Juli kegiatan kemasyarakatan berupa pesta nikah dan urusan adat bisa dimulai dan dibuka kembali”

‘Sementara itu untuk kematian dan pesta kenduri belum dibuka. Kalau ada kematian tetap terapkan protokol covid. Bila ada kematian dari luar Malaka bila tiba di Malaka langsung dikubur. Bila meninggal di Malaka hari ini maka besok langsung dikubur tanpa ada ramah tamah “.

“Tanggal 10 Juli kita bahas juga kegiatan olahraga dan pariwisata karena rakyat diberi kesempatan untuk enjoy dan ada hiburan tetapi tetap menggunakan protokol Covid 19”.

“Ini semua bisa dilaksanakan manakala pihak keamanan memiliki personil yang cukup untuk melakukan pengawasan dan bimbingan kepada masyarakat supaya melaksanakan hal ini”.

“Tadi kita sudah koordinasikan dengan TNI – Polri dan kita benar-benar mendapatkan dukungan personil untuk melakukan pengawasan di lapangan agar sesama kita tidak saling menularkan penyakit” .

“Kita juga segera melakukan evaluasi terkait pelaksanaan protokol Covid 19 di tempat ibadat. Kita berharap para pemimpin agama tetap terapkan protokol Covid yang telah disepakati bersama agar tidak menularkan penyakit kepada orang lain.
Karena daerah kita daerah hijau, ini bukti kerja sama semua pihak sangat baik terutama pemerintah , TNI – Polri dan seluruh elemen masyarakat termasuk pers”.

“Di era penerapan tatanan baru ini kuncinya di bidang pengawasan sehingga saya minta kepada TNI-Polri memback up pemerintah untuk pengawasan di lapangan agar penerapan tatanan baru dapat berjalan sesuai harapan”.

Kapolres Malaka, AKBP Albertus Neno dalam kesempatan yang sama kepada wartawan mengatakan TNI dan Polri siap memback up semua kegiatan terutama dalam hal pengawasan.

“Kita siap amankan seluruh aktivitas kemasyarakatan dengan berpedomankan pada protap dan SOP yang ditetapkan pemerintah”.

“Setiap penyelenggara pesta harus ada ijin keramaian sehingga kita bisa mengetahui jumlah undangan, waktu pelaksanaan sehingga kita dari aparat keamanan bisa ploting personil untuk melakukan pengamanan di lapangan saat kegiatan berlangsung”. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *