Bupati Malaka Minta Tenaga Medis Renovasi Diri Dengan Sekolah

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran minta tenaga medis untuk merenovasi diri dengan sekolah.
Bagi pegawai yang masih D3 supaya lanjutkan kuliah S1 dan bagi pegawai yang sudah S1 supaya melanjutkan kuliah S2.

Para pegawai harus bisa melanjutkan pendidikan karena tantangan kedepan semakin berat.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan hal itu saat memantau kesiapan Puskesmas Alkani mengadapi Covid 19 di desa Alkani- Kecamatan Wewiku- Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Sabtu (23/5-2020).

Dikatakannya, persoalan peningkatan SDM pegawai saat ini menjadi tuntutan dan kebutuhan dalam penataan SDM di Kabupaten Malaka.

“Persoalan dan tantangan dibidang kesehatan dari waktu kewaktu semakin berat seiring dengan perkembangan, kebutuhan dan tuntutan jaman”.

“Setiap tahun Pemkab Malaka memfasilitasi para pegawai melanjutkan pendidikan baik S1 dan S2 melalui program beasiswa”

” Salah satu renovasi diri itu sekolah karena kedepan tantangannya berat”.

“Pemda sangat membutuhkan SDM yang handal untuk membangun daerah ini agar cepat maju karena ditangani SDM yang berkualitas”

” Pegawai itu harus hebat dan Cerdas. Ibarat parfum. Pegawai itu yang pake parfum tetapi harumnya di kepala”.

Dalam kesempatan itu Bupati SBS dudampingi Kapolres Malaka dan Sekda Malaka meninjau semua ruangan di Puskesmas Alkani dan berbagai persiapan yang dilakukan.

” Ya… saya senang sekali karena semua ruangan di Puskesmas Alkani dalam keadaan bersih dan kondisi seperti ini harus dipertahankan dan ditingkatkan”

Dalam kesempatan itu Bupati Malaka memuji seragam yang dikenakan para pegawai di Puskesmas Alkani.

” Seragam ini bagus sekali dan saya percaya ini kehebatan Kepala Puskesmas untuk melakukan penataan. Seragam ini juga bisa menjadi simbol kemakmuran ”

Kadis Kesehatan Kabupaten Malaka, Paskalia Frida Fahik dalam kesempatan yang sama melaporkan bahwa Puskesmas Alkani merupakan salah satu Puskesmas yang siap diakreditasi.

” Semua persiapan sudah final namun tertunda karena Pandemi Covid 19. Kita berharap setelah Pandemi ini Puskesmas Alkani bisa diakreditasi” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *