Bupati Malaka Minta Rakyat Jangan Panik Terhadap Virus Corona – Ini 6 Tips Bupati SBS !!!!

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta seluruh rakyat Kabupaten Malaka agar jangan panik menghadapi isu Virus Corona.

Bupati meminta agar rakyat lakukan aktivitas seperti biasa tanpa ada ketakutan yang berlebihan yang mempengaruhi dinamika kehidupan sehari hari.

Permintaan itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan, Selasa (3/3-2020) malam ini.

Bupati Malaka dalam kesempatan yang sama mengatakan khususnya Kabupaten Malaka yang terletak didaerah perbatasan negara sudah ada Prosedur tetap yang harus dilakukan oleh petugas Kesehatan bagi pelintas batas negara baik itu masuk ke RI maupun keluar dari RI.

Dalam kesempatan yang sama Bupati Malaka yang lulusan kedokteran jurusan Public Health di Boston University itu memberikan enam tips dan himbauan bagi rakyat dalam menghadapi virus Corona

Pertama, Jaga kebersihan diri, keluarga, lingkungan dengan menerapkan POLA HIDUP BERSIH dan SEHAT.

Kedua, bila sakit flu disertai dengan batuk dan demam segera memeriksakan diri di fasilitas Kesehatan serta berusaha untuk tidak berada di banyak org seperti pasar, pesta dll.

Ketiga, Beristirahat, makan yang teratur serta banyak minum air.

Keempat, Hindari bila bertemu keluarga atau teman untuk tidak berciuman, tidak berjabat tangan, cukup beri salam saja dengan gerakan-gerakay tangan atau
gerakan badan saja.

Kelima, Masyarakat tidak perlu panik dan terpengaruh dengan berita-betita hoax yang meresahkan masyarakat .

Keenam, Selalu Cuci tangan sebelum dan sesudah makan.

Seperti dilansir berbagai medi nasional dan internasional
Virus Corona masuk Indonesia, Berikut Gejalanya :

Virus corona masuk Indonesia, karena itu perlu diketahui seperti apa gejala seseorang yang terjangkit virus corona. Berikut penjelasannya seperti dikutip HR Online dari Business Insider, Senin (2/3/2020).

Demam merupakan gejala yang umum pada pasien yang terjangkit virus corona. Suhu tiba-tiba tinggi. Sementara yang lainnya mengalami gejala kelelahan dan batuk kering. Selain itu ada juga yang mengalami nyeri otot dan sulit bernafas. Hal itu berdasarkan observasi pada 140 pasien yang dirawat di RS Zhongnan, Universitas Wuhan.

Namun gejala ini tidak langsung muncul saat seseorang terinfeksi virus corona, Ancel Meyers, seorang ahli epidemiologi di University of Texas, mengatakan, bisa saja pasien tidak menunjukkan gejala apa-apa selama 5 hari atau lebih setelah terinfeksi.

Saat gejala tersebut muncul, kesehatan pasien akan memburuk dari waktu ke waktu. Inilah perbedaan seseorang terinfeksi corona dengan orang yang mengalami pneumonia. Berikut pola saat virus corona masuk Indonesia:

Hari pertama, pasien mengalami demam, bisa juga merasa kelelahan nyeri otot dan batuk kering. Ada juga yang mengalami diare dan mual selama 1 sampai 2 hari.

Pada hari kelima, pasien bisa kesulitan bernafas, biasanya ini terjadi pada pasien yang sudah tua. Hari kedelapan, pasien yang kondisinya makin parah akan mengalmi sindrom gangguan pernafasan akun (ARDS). Berasarkan CDC Chine, saat kondisi ini terjadi, cairan terkumpul di paru-paru.

Saat hari ke 10, gejala makin memburuk, dan pasien bisa dirawat di ICU. Bisa juga mengalami sakit perut dan hilang nafsu makan.

Hari ke-17 jika pulih maka akan dikeluarkan dari Rumah Sakit setelah 2,5 minggu. Saat ini tingkat kematian dari virus corona mencapai 2 persen.

Penularan Virus Corona

Saat virus corona masuk Indonesia, perlu juga diketahui cara penularannya. Virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Hubei, China ini telah menewaskan ribuan warga.

Perlu diketahui virus corona masih satu keluarga dengan virus penyebb flu, namun jika terinfeksi virus ini akan lebih parah, sama halnya seperti MERS dan SARS.

Dilansir HR Online dari cdc.gov, penularan virus corona ini menular dari orang ke orang. Caranya bisa lewat udara saat seseorang yang terinfeksi corona bersin atau batuk.

Bahkan berjabat tangan atau menyentuh juga bisa jadi media penularan virus corona. Begitu pun saat menyentuh benda-benda yang terpapar virus corona, apabila kemudian menyentuh bagian muluh, hidung, mata dengan tangan langsung tanpa cucu tangan, kemungkinan besar bisa terjangkit virus mematikan ini.

Sementara itu, kontaminasi dari tinja juga bisa jadi medium penularan virus corona, namun kasus ini jarang terjadi.

Virus corona masuk Indonesia mesti diwaspadai, karena itu gunakanlah masker saat naik transportasi umum. Namun, jangan panik dan tetap jaga kesehatan. (Ndu/R7/HR-Online/boni/berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *