Bupati Malaka Minta Pelaksanaan Latih Tanding Sepak Bola Antar Club Harus Perhatikan Penerapan Protokol Covid 19

Bupati Malaka selaku Ketua Gugus Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malaka meminta agar seluruh komponen yang terlibat didalam pelaksanaan kegiatan latih tanding sepak bola antar Club se Kabupaten Malaka harus memperhatikan penerapan protokol kesehatan Covid 19.

Para penonton yang hadir menyaksikan latih tanding itu mengenakan masker agar tidak saling menularkan penyakit satu sama lain.

Permintaan itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada Wartawan, Sabtu (8/8-2020) malam ini.

Dikatakannya, Sebagai Bupati sekaligus Ketua Gugus Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Malaka sudah membuka dan pemberlakukan new norms dibidang olahraga dalam rapat koordinasi beberapa waktu lalu.

” Pemerintah bersama TNI – Polri serta berbagai elemen masyarakat sudah menggelar rapat Evaluasi dan sudah membuka penerapan norma dan kebiasaan baru dibidang olahraga termasuk sepak bola”

” Kita minta kepada Pengurus Askab PSSI, para manager dan pelatih Club agar benar- benar serius menerapkan protocol Covid 19″

” Bagi rakyat Malaka yang datang menonton di lapangan Betun saat pelaksanaan latih tanding setiap hari Sabtu malam supaya tidak lupa mengenakan masker dan tetap menjaga jarak sesuai tuntutan protokol Covid 19″

” Pemerintah menyiapkan tempat untuk latih tanding di lapangan umum Betun di malam hari supaya bisa menggunakan lampu penerangan yang disiapkan untuk bermain malam hari”

” Kita tidak boleh ada turnamen karena situasi Pandemi tetapi untuk latih tanding tetap diperbolehkan satu minggu satu kali setiap hari Sabtu malam”

” Silahkan datang untuk menyaksikannya karena sepak bola itu sarana hiburan rakyat namun harus disiplin terapkan protokol Covid 19″

” Malaka tahun depan akan hadapi dua iven sepak bola penting di Provinsi NTT yakni mempertahankan gelar Eltari Cup 2021 di Flotim dan mengikuti Soeratin Cup di Atambua”

” Untuk menghadapi dua iven penting itu tim Sepak Bola Malaka harus disiapkan sedini mungkin dari sekarang”

” Karena Pandemi Covid 19 tidak digelar turnamen sepak bola untuk seleksi pemain tetapi kita gelar latih tanding untuk seleksi para pemain supaya tahun depan bisa dilatih secara khusus untuk menghadapi dua iven penting itu”

” Kita berharap momentum latih tanding yang digelar setiap Sabtu malam di lapangan umum Betun bisa dijadikan sarana untuk menghibur masyarakat terutama dalam situasi Pandemi Covid 19 supaya rakyat tetap terhibur sekaligus untuk belajar bagaimana menerapkan protokol Covid 19 dibidang olahraga sepak bola” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *