Bupati Malaka Minta Media Harus Bijak Mewartakan Soal Covid 19

 

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta kepada seluruh media yang bertugas di Kabupaten Malaka agar dalam melakukan tugas jurnalistiknya harus memberikan  kesejukan dan memberikan pencerahan kepada masyarakat soal Covid 19.

Pewartaan media harus bisa memberikan penguatan kepada masyarakat. Jangan buat rakyat cemas dan takut dengan Covid 19.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran di Betun – Ibu Kota Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Senin (14/9-2020)

” Saya minta kepada teman-teman wartawan supaya dalam memberitakan terkait Covid 19 kepada masyarakat harus menyejukkan”

” Masyarakat tidak boleh panik, rakyat harus tetap kerja seperti biasa dan patuhi protokol Covid 19 yakni selalu kenakan masker, cuci tangan setelah beraktifitas atau bersentuhan dengan benda-benda lain, selalu jaga jarak antar sesama anggota keluarga dan teman dikantor , hindari kerumunan , makan dan minum secara teratur sesuai kebutuhan agar kondisi tubuh tetap sehat dan kuat serta terapkan pola hidup bersih dan sehat bagi diri sendiri keluarga dan lingkungan”

” Saya minta rakyat tidak perlu panik karena Pemerintah dalam hal ini Gugus Tugas Pencegahan Penularan Covid 19 Kabupaten Malaka selalu bekerja secara profesional 24 Jam untuk menjaga supaya rakyat Kabupaten Malaka tidak tertular Covid 19″

” Kita minta rakyat tetap kerja seperti biasa di kebun, sawah dan tempat lain untuk menghidupi keluarganya. Jangan karena alasan takut Covid 19 rakyat tidak kerja. Itu tidak boleh”

” Kita ingatkan, jangan anggap enteng pelaku perjalanan. Jadi kalau dilakukan pemeriksaan di Posko Lamea, Wanibesak, Posko Talimetan dan Posko Nurobo tidak boleh emosi. Tidak boleh marah karena sudah ada satu bukti pelaku perjalanan juga terinfeksi saat berada di Jogya. Kita akan lacak agar Virus itu tidak menular ke rakyat ”

“Didunia tidak ada yang tidak bisa diurus. Didunia juga tidak ada yang safe 100 persen. Pasti ada kendala . Kita di jalan saja bisa celaka mobil dan motor. Yang terpenting kita mengetahui cara mengatasi persoalan tersebut” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *