Bupati Malaka Minta Desa Mendata Rumah Kurang Layak Huni

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta seluruh desa di Kabupaten Malaka untuk mendata semua rumah warga yang tidak layak huni sehingga bisa diintervensi melalui program Perumahan bagi rakyat.

Melalui data yang ada bisa diketahui jumlah rumah yang tidak layak huni di Kabupaten Malaka baik ditiap kecamatan dan desa.
Dari data itu bisa diketahui berapa jumlah rumah yang mau diintervensi melalui program pemerintah mulai dari desa, Kabupaten dan pusat.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengatakan hal itu kepada wartawan disela acara Rapat koordinasi Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa Serta Sosialisasi Rancangan Peraturan Desa Tentang APBDes Tahun Anggaran 2020 di Betun (10/3-2020)

Bupati mengatakan selama ini Kabupaten Malaka belum memiliki data terbaru dan lengkap terkait kebutuhan rumah layak huni dari setiap kecamatan dan desa sehingga belum bisa mengambil langkah-langkah strategis terkait kebutuhan yang dihadapi warga.

” Saya minta kepada dinas teknis terkait, Camat dan desa untuk segera mendata kebutuhan warga akan rumah layak huni”

” Dari data itu kita bisa komunikasikan desa bisa mengintervensi berapa melalui dana desa, Kabupaten bisa mengintervensi berapa unit rumah termasuk Propinsi dan Pusat bisa intervensi berapa unit rumah”

” Pemerintah sudah membangun komunikasi dengan Propinsi dan Kementrian PUPR RI namun kita harus memiliki data kebutuhan yang valid sebagai titik tolak diskusi agar bisa diintervensi”

Kepala Desa Kakaniuk -.Kecamatan Malaka Tengah, Petronela Luruk dalam kesempatan itu menyampaikan di wilayah desanya terdapat empat ratus lebih kepala kekuarga dan terdapat 157 rumah warga belum layak huni dan perlu mendapatkan perhatian pemerintah.

” Setiap tahun kami alokasikan anggaran untuk membantu warga yang kurang mampu dengan membangun lima unit rumah melalui ADD”

” Kita berharap apa yang sudah disampaikan Bapak Bupati hari ini bisa menjadi kabar gembira bagi warga yang membutuhkan sentuhan perumahan dari pemerintah”

” Dalam waktu dekat kami segera memasukkan data yang dibutuhkan supaya diproses lebih lanjut” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *