Bupati Malaka Lantik Pejabat Eselon dan Penjabat Desa di Pantai Motadikin – Malaka

Malaka – Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran melantik 76 Pejabat eselon dilingkup Pemkab Malaka dan Penjabat Desa di Pantai Motadikin – Kabupaten Malaka, Jumat (11/10-2019)

Ke 76 Pejabat eselon yang dilantik itu terdiri dari 5 Pejabat Eselon 2 dan 70 Pejabat eselon 3 dan 4 serta 5 Penjabat Kepala Desa.

Kelima Penjabat eselon 2 yang dilantik masing-masing Brinsyina Elfrida  Klau S. Sos sebagai  Kepala Dinas  Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Stefanus Klau sebagai Kepala Dinas Perindustrian Koprasi Usaha Kecil dan menengah, Drh.Rofinus Seran Bria Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Perikanan Kabupaten Malaka, Remigius Asa.SH. sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian Dan Pengembangan Daerah dan Fugentinus Bere Fahik .S.Pd sebagai Kepala Dinas Sosial.

Sementara itu Hendrina Lopo,S.STP dilantik dan menjabat sebagai Kepala Bagian Humas Dan Protokol Setda Malaka.

Kelima penjabat kepala desa yang dilantik masing-masing Penjabat kepala Desa Rainawe – Kecamatan Kobalima, Desa Babotin Kacamatan Botin Leobele , Desa Umatoos dan Desa Motaulun Kecamatan Malaka Barat dan Pj
Desa Naisau-Kecamatan Sasitamean.

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dalam sambutannya mengatakan
kita panjatkan Puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa yang mana acara pelantikan pada hari ini kita sama -sama menyaksikan keindahan Pantai Motadikin yang tidak kalah dengan pantai – pantai lain yang ada di Indonesia maupun luar negeri.

“Saya ucapkan terimakasih kepada ketua tim Panitia seleksi (Pansel) bersama dengan anggota yang telah menyeleksi pejabat tinggi pratama karena berdasarkan Tim Pansel Bupati membuat keputusan untuk melantik”

Bupati mengingatkan mencopot pejabat itu tidak ada prosudur, hanya pembuktian jika dia membuat kesalahan dan kurang berprestasi. Jika pemda digugat maka Bupati melalui Baperjakat akan menunjukan bukti tersebut. Jika bupati akan mengangkat pejabat tinggi pratama  ada mekisme prosudur dimana salah satunya adalah harus ada rekomendasi dari Komisi Aparatur Sipil Negara Jakarta baru berproses.

” Jabatan yang daudara sandang bukan saudara punya.
Itu punya rakyat yang memberi tugas kepada saudara dan manakala saudara sudah tidak layak menduduki jabatan itu maka akan diambil kembali dan akan diberikan kepada orang lain”

” Oleh sebab itu saya tidak pernah bosan menganjurkan supaya para pejabat harus sekolah sebab jabatan itu bisa diambil kembali oleh yang memberikan tetapi kalau saudara sekolah jabatan itu saudara punya yang akan disandang hingga meninggal.
Contohnya kalau kita sudah meninggal gelar kita akan tertulis dibatu nisan tapi kalau jabatan tidak akan tertulis di batu nisan”

Bupati mengingatkan lagi agar
pejabat yang baru dilantik harus mengikuti aturan dan jangan melanggar .

” Aturan yang sering dilanggar yaitu Korupsi dan tidak disiplin .
Ingat saudara harus menjaga baik – baik kepercayaan ini karena jabatan hanya titipan  dan suatu saat akan diambil atau dialihkan ke yang lain” ,

Bupati SBS mengatakan di Kabupaten Malaka terdapat
banyak jabatan yang lowong  karena banyak ASN yang pangkatnya belum memenuhi syarat sehingga begitu ASN itu Pangkatnya sudah memenuhi persyaratan maka akan mengisi jabatan yang lowong.

” Yang sudah mendapat jabatan mulai bekerja pada hari ini . Cek kekuatan ASN. Bagi penjabat kepala desa supaya cek perangkat desanya. Silahkan bagi tugas dan laksanakan dengan baik dan benar”

Acara pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Malaka, Adrianus Bria Seran, SH bersama Anggota, Pejabat Sipil TNI dan Polri; Tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat (ed

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *