Bupati Malaka dan Fenomena ETMC 2019 Dalam Perspektif Media – “Jangan Pertontonkan Kemiskinan Untuk Membangun Daerah Ini” – Oleh : Boni Atolan (bagian 5 )

Ungkapan ini sering terlontar dari Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat memberikan arahan dan nasehat kepada pimpinan Perangkat Daerah dalam merencanakan kegiatan yang bisa mendukung pelaksanaan ETMC 2019 di Malaka.

Dalam pembangunan infrastruktur dan sarana pendukung seperti MCK disetiap sekolah untuk tempat penginapan tim El Tari Bupati SBS mematok standard bangunan harus sekelas Bandara Internasional di Jakarta.

Standart yang ditetapkan bukan sekedar asal patok tetetapi melalui sebuah pertimbangan bahwa bangunan yang ada bukan sekedar untuk melayani tamu tetapi akan diwariskan kepada siswa dan guru di sekolah pasca pelaksanaan ETMC 2019.

Dalam konteks ini sesungguhnya momentum ETMC sebagai jembatan untuk membangun berbagai infrastruktur dan sarana prasana yang akan bermanfaat bagi masyarakat.

MCK representatif dan sarana bangunan sekolah dibangun dan ditata dengan standart mutu bangunan yang ditetapkan agar berkualitas dan dapat diwariskan bagi sekolah-sekolah pasca hajatan ETMC 2019.

Ini artinya Momentum ETMC merupakan sarana untuk memperbaiki berbagai infrastruktur. Malaka Barat bisa memiliki lapangan yang representatif dan multi guna, bisa digunakan untuk turnamen sepak bola atau perayaan hari nasional seperti 17 Agustus, Harpenas. Lapangan dan panggung yang dibangun bisa dimanfaatkan untuk kegiatan kerohanian seperti penthabisan imam baru, pentas seni budaya dan anake kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.

Lapangan Umum Betun juga bisa multi fungsi dan dimanfaatkan banyak orang.Dulunya lapangan ini menjadi tempat penggembalaan ternak namun saat ini sudah berubah menjadi lapangan multi fungsi yang bermanfaat bagi rakyat banyak. Luar biasa. Momentum ETMC 2019 di Kabupaten Malaka bisa jadi moment untuk membangun.

Untuk menghasilkan bangunan berkualitas tentu ditunjang penganggaran yang memadai.

Saya masih ingat Bupati Malaka dalam arahannya selalu menekankan akan pentingnya perhatian TAPD mengalokasikan anggaran untuk mempersiapkan ETMC 2019 di Kabupaten Malaka.

” Pak Sekda dan TAPD jangan kikir kalau anggarkan dana untuk bangun infrastruktur dan sarana prasarana. Jangan tunjukkan dan pertontonkan kemiskinan untuk membangun daerah ini. Negara kita negara yang luas dan kaya sehingga kita harus beri perhatian untuk membangun dengan anggaran yang memadai”, nasehat Bupati dalam setiap kesempatan.

Alhasil, pasca ETMC 2019 semua sekolah yang ketempatan tim ETMC dapat menikmati bangunan MCK dan bangunan renovasi ruang kelas yang standart.

Masyarakat Malaka Barat dan Kota Betun memiliki lapangan dan panggung yang bagus serta warga Kobalima yang memiliki stadion yang terawat. Semuanya itu didapatkan dari momentum ETMC 2019 di Kabupaten Malaka. (bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *