Bupati Malaka dan Fenomena ETMC 2019 Dalam Perspektif Media – “Bupati Malaka Memang Gila Bola dan Dalam Bekerja Tidak Main-Main” – Oleh : Boni Atolan (bagian 3 )

Dalam berbagai kesempatan, dalam pertemuan resmi dan penjelasan resmi Bupati Malaka kepada Pers bahwa Penyelenggaraan ETMC 2019 di Kabupaten Malaka akan menjadi yang terbaik dalam sejarah penyelenggaraan ETMC dan tidak terkejarkan oleh penyelenggara dari Kabupaten/Kota manapun selama 100 tahun kedepan.

Sebagai orang awam tentu akan berpikir pernyataan Bupati itu “Pernyataan gila dari seorang Bupati yang benar-benar gila bola”. Ada juga yang berpikiran bahwa pernyataan Bupati SBS itu
hanya untuk memberikan semangat dan motivasi kepada Panitia agar bekerja sungguh-sunguh mempersiapkan segala sesuatunya agar bisa optimal saat perhelatan ETMC digelar.

Pikiran diatas ternyata diluar pemikiran saya sebagai penulis. Nalar jurnalistik saya agak terganggu tatkala Bupati Malaka yang juga salah seorang ahli Pembangunan Kesehatan di Indonesia itu memaparkan dalam konteks implementasinya melalui konsep dan variabel yang dapat diukur.

Dalam arahan pada setiap rapat persiapan, Bupati SBS bisa mendeskripsikan rencana dan pemikirannya melalui tiga variabel analisis dan tahapan kegiatan yang dapat diukur.

Pertama, tahapan Persiapan. Dalam tahapan ini Bupati SBS berupaya mendeskripsikan berbagai persiapan yang harus dilakukan seperti persiapan lapangan pertandingan, persiapan penginapan bagi semua tim yang berpartisipasi dan mempersiapkan Paguyuban dan IO dari masing-masing perangkat daerah yang bertugas untuk mengundang secara adat seluruh Kabupaten/Kota yang akan berpartisipasi dan persiapan penerimaan delegasi yang berpartisipasi saat datang ke Malaka.

Kedua, Tahap Pelaksanaan. Dalam tahapan ini Panitia Penyelenggara harus menyiapkan segala sesuatu yang berhubungan dengan acara pembukaan dan penutupan ETMC 2019, termasuk penerimaan rombongan selama acara ETMC berlangsung.

Ketiga, dalam tahapan ini Bupati SBS memberikan arahan kepada panitia penyelenggara khususnya kepada IO dan Paguyuban untuk menyiapkan acara pelepasan tim kembali ke kampung halaman.

Dalam catatan saya, Bupati Malaka bukan hanya tipe pemimpin yang hebat dalam aspek perencananaan tetapi bisa juga berperan sebagai seorang pemimpin dan manager yang hebat dalam tatanan implementasi di lapangan.

Luar biasa. Mimpi itu bisa diwujudkan melalui sebuah proses perencanaan yang matang dan dapat dieksekusi melalui pelaksanaan dilapangan serta hasilnya dapat diukur. Itulah yang saya lihat dari diri Bupati SBS selama proses perhelatan ETMC 2019 di Kabupaten Malaka.

” Bupati Amerika Ne”e makaas basuk. Omong A, Buat A, Hasil A dan wartakan A”, demikian diskusi ringan dengan teman-teman pekerja media saat ngopi bareng di warung kopi belakang panggung lapangan umum Betun belum lama ini. (bersambung)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *