Bupati Malaka Ajak Rakyat Malaka Syukuri Kemerdekaan Sekaligus Lanjutkan Perjuangan Dengan Mengisi Kemerdekaan

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran mengajak rakyat Kabupaten Malaka untuk mensyukuri kemerdekaan selanjutnya melanjutkan perjuangan dengan cara mengisi kemerdekaan.

Bupati mengatakan walaupun perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 75 dirayakan secara sederhana namun tidak boleh menghilangkan rasa syukur dan makna kemerdekaan yang sesungguhnya yang merupakan suatu momentum untuk membangkitkan dan mengukuhkan tekad kita sebagai generasi penerus untuk melanjutkan perjuangan bangsa sesuai harapan para pahlawan yang sudah mewariskan kemerdekaan kepada kita dan sudah mendahului kita di alam baka.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran saat menyampaikan amanat dalam Perayaan HUT Kemerdekaan RI ke 75 di Betun – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT, Senin (17/8-2020)

“Pertama-tama marilah kita memanjatkan Syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena atas berkat dan rahmatNya kita semua untuk bersama-sama ditempat ini memperingati 75 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia”.

“75 tahun bukanlah waktu yang singkat . Kalau diibaratkan dengan seorang manusia maka ia sudah masuk dalam masa kemapanan dan masa dewasa serta masa yang penuh dengan pengalaman mengarungi kehidupan ini”.

“Oleh karena itu marilah kita bersyukur kepada Tuhan atas berkat dan perlindunganNya kepada daerah kita ini sehingga ditengah Pandemi Covid 19 yang melanda seluruh dunia tidak terkecuali di Kabupaten Malaka ini kita masih berada dalam zona Hijau, Zona aman dari penyakit Covid 19 tetapi kita harus tetap waspada”.

“Sampai dengan tanggal 14 Agustus 2020 tercatat pelaku perjalanan sebanyak 11.166 yang didata dari empat pos penjagaan di perbatasan Lamea,Lorotolus, Talimetan dan Nurobo. Hasilnya, kontak erat sebanyak 14 orang, kasus dicurigai 1 orang, kasus konfirmasi tanpa gejala 1 orang dan belum ada kasus kesakitan Covid 19 di daerah ini”.

“Semestinya saat-saat seperti ini tanggal 17 Agustus dipenuhi ratusan dan ribuan peserta upacara dari berbagai kalangan. Semestinya sejak tanggal 1 Agustus 2020 tradisi yang kita bangun yaitu berbagai perlombaan dan kegiatan yang memacu semangat perjuangan mencapai hasil kita selenggarakan ditengah kerumunan dan penuh kegembiraan menyemarakkan suasana peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia”.

” Namun tahun ini, tahun 2020 peringatan yang ke 75 semua yang sudah direncanakan tersebut harus berubah total. Peringatan HUT ke 75 kemerdekaan RI tahun ini diselenggarakan dalam suasana kesederhanaan tetapi tetap hikmat baik ditingkat pusat hingga daerah sampai di kecamatan dan desa-desa”. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *