Bria Seran Minta Penyelenggaraan Pilkada Malaka 9 Desember Harus Sukses dan Berkualitas

Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran meminta seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Malaka harus berperan dan ikut mensukseskan pelaksanaan pilkada Malaka 9 Desember mendatang.

Selain sukses, pelaksanaan Pilkada Malaka tahun ini harus berkualitas yakni sesuai aturan dan ketentuan serta koridor yang berlaku.

Salah satu kesuksesan Bupati periode Ini yakni penyelenggaran Pilkada harus Sukses dimana harus menghasilkan pemimpin daerah dalam keadaan damai, tertib dan sesuai aturan. Kita semua punya tugas dan tanggung jawab untuk mensukseskannya.

Hal itu disampaikan Calon Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran disela pertemuan tatap muka bersama Warga di Loleon – Desa Asmanulea – Kecamatan Sasitamean – Kabupaten Malaka, Senin (12/10-2020)

Dikatakannya, sebagai Bupati Petahana dirinya tetap memberikan dorongan kepada semua stake holder penyelenggara pilkada baik itu KPU, Bawaslu, semua Paslon dan tim kerja Paslon serta masyarakat agar berperan aktif dalam pelaksanaan pilkada Malaka tahun ini.

Dijelaskannya, salah satu indikator keberhasilan pilkada itu harus mentaati semua aturan yang dikeluarkan pemerintah terkait penyelenggaraan pilkada.

” Semua komponen harus berperan untuk mencapai harapan itu dan menjalankannya sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku”

” Salah satu kesuksesan Bupati Periode ini yakni penyelenggaraan pilkada Malaka 9 Desember harus sukses, aman dan damai”

” Saat ini kita semua memasuki tahapan kampanye. Prinsip kampanye itu adalah memaparkan visi-misi, ada ijin dari kepolisian, ada jurkam resmi dan ada jadwal resmi yang harus dijalankan Paslon bersama semua komponen yang terlibat”

” Pengawas Pemilu di Kecamatan dan desa harus berperan aktif dan ambil bagian saat pelaksanaan kampanye agar penyelenggaraan kampanye tertib sesuai ketentuan”

” Setiap tahapan pilkada harus dikawal sesuai jadwal agar berjalan tertib, lancar serta sesuai aturan dan kita sangat memberikan dukungan agar fungsi pengawasan berjalan baik”

” Saya minta desain peserta kampanye dalam tenda tidak boleh lebih dari 50 peserta. 44 orang dari peserta kampanye dan 6 orang lainnya dari tim kampanye termasuk Paslon”

” Itu tidak boleh lebih dari 50 orang, karena ketentuannya tidak boleh lebih dari 50. Jadi kalau ada yang lebih dari 50 Panwas jangan segan -segan tegur para peserta kampanye dalam tenda”

” Terkait penerapan protokol covid 19 kita harus tegas dan tidak boleh ada kompromi. Kita harus tertib supaya penyakit ini tidak boleh tularkan ke orang lain. Boleh pesta demokrasi tapi aturannya tetap taat” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *