Besok Sabtu, Bupati Malaka Cuti Kampanye – Bagaima Mobil Dinas, Rumah Jabatan dan Fasilitas Dinas Lainnya??? Baca Disini!!!!!

 

Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran akan menjalani masa cuti kampanye diluar tanggungan negara selama kurang lebih dua bulan kedepan.

Kepada wartawan Bupati SBS mengatakan dirinya akan menjalani masa cuti kampanye diluar tanggungan negara selama masa kampanye.

Bupati pastikan tidak akan menggunanakan fasilitas negara seperti mobil dinas DH 1 , rumah jabatan dan fasilitas negara lainnya yang melekat dengan Jabatan Bupati.

Alasannya, sebagai Bupati perdana di Kabupaten Malaka harus memberikan contoh dan teladan karena motto yang diemban SBS adalah meletakkan fondasi yang kokoh dan dinamis.

Hal itu disampaikan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada wartawan, Jumat (25/9-2020) malam ini.

Simak Penjelasan Bupati SBS dengan gaya bertutur .

“Saya orang yang mengerti aturan dan sudah dilarang oleh undang-undang tentu saya tidak boleh melakukan pelanggaran”

” Sebagai Bupati Perdana di Kabupaten Malala saya harus memberikan contoh. Karena motto kami adalah meletakkan fondasi yang kokoh dan dinamis. Jadi itu kita harus memberi contoh”

” Tidak usah khawatir, mobil yang saya pakai DH 1 itu mobil bekas dari pejabat pertama dulu tapi karena kita pakai dengan perawatan yang bagus maka kondisinya bagus hingga hari ini”

” Tetapi jangan salah sangka, karena keluarga ada mobil fortune sama dengan mobil DH 1 dan mobil itu dikasih untuk saya pakai sehingga jangan salah paham dikira saya pakai mobil DH 1″

” Makanya saya minta mobol DH 1 tetap diparkir disini dan secara terbuka supaya orang tahu bahwa saya tidak memakainya karena mobil yang saya pakai sama persis seperti itu”.

” Saya orang miskin, saya orang melarat tapi saya tidak sembarang. Jangan sampai salah kira. Saya orang miskin, saya orang melarat dan saya sudah kerja menjadi pegawai negeri 32 tahun”

” Dan sejak saya kerja golongan saya mulai dari III A. 32 tahun saya kerja sebagai seorang dokter dan istri saya juga seorang banker yang bekerja di Bank Nusa Tenggara Timur”

” Kemudian mobil yang ada itu ada 3 mobil yakni mobil DH 1, mobil tamu dan mobil rumah tangga. Tentu nanti bagian umum akan mengaturnya sesuai dengan kewenangannya”.

” Sedangkan mobil Dekranasda dan PKK akan digunakan oleh wakil Ketuanya karena mobil PKK hanya satu . Wakil Ketuanya dalam hal ini Mama Tres untuk urusan-urusan PKK dan Dekranasda”.

” Sekarang mobil itu di pakai di Kupang, mereka sedang menata tempat pameran kita di Kupang. Dan saya tidak akan gunakan”.

” Percayalah, saya tidak akan gunakan barang-barang negara. Khususnya untuk rumah jabatan untuk tahun 2020 kami kontrak hanya 10 bulan karena 2 bulannya saya cuti kampanye” .

” Kita sudah atur sejak dari Januari. Dan barang-barang lain yg berkaitan misalnya lemari, meja, kursi saya minta untuk bagian umum cek baik-baik, di daftar dan inventarisasi supaya disingkirkan untuk saya tidak perlu pakai”.

“Sedangkan biaya operasional rumah tangga sejak dari tahun 2016 saya dan istri tidak pegang uang 1 rupiah pun karena langsung dikelola oleh bagian umum. Biaya operasional rumah tangga langsung dikelola oleh bagian umum”.

” Saya hanya mengetahui nanti ada tamu sekian, nanti ada kita terima tamu sekian meraka yang urus .Sedangkan uang secara fisik saya tidak pernah terima”.

“Saya di Malaka hanya pegang uang jalan, uang hotelpun saya tidak pernah menerima 100% saya hanya minta 30%. Saya tidak pernah minta 100% . Jadi kalau ada yang menuding bahwa saya menggunakan fasilitas negara itu sama sekali tidak benar” (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *