Belum Disentuh Bantuan Pemerintah  – Polres Malaka Salurkan Bantuan Bagi Warga Dua Desa di Sasitamean

Bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Malaka akibat badai siklon tropis seroja belum lama ini benar-benar memporak porandakan  berbagai sendi kehidupan masyarakat

Bukan saja infrastruktur dan perumahan rakyat yang rusak  tetapi juga lahan pertanian yang lagi berproduksi dihancurkan juga oleh bencana banjir

Jagung, ubi kayu serta kacang-kacangan milik masyarakat direndami bahkan tertimbun material banjir sehingga dipastikan gagal panen dan rawan pangan.

Dua desa di Kecamatan Sasitamean – Kabupaten Malaka masing-masing desa Manulea dan Builaran  ikut terdampak banjir namun belum mendapatkan perhatian secara signifikan  pemerintah  melalui program tanggap darurat bencana.

Melihat kondisi diatas Jajaran Polres Malaka menyalurkan bantuan sebagai wujud kepedulian untuk membantu saudara-saudara di Sasitamean, Selasa (27/4-2021)

Kepala Desa Manulea, Paskalia Simfrosa Tae saat dikonfirmasi wartawan membenarkan hal itu.

Menurut  Kades Lia , banjir yang terjadi belum lama ini benar-benar merusak semua sendi kehidupan masyarakat.

” Banyak  masyarakat terdampak banjir , rumah penduduk yang tinggalnya dekat pesisir kali  ada yang terendam banjir  namun tidak mengalami kerusakan sedangkan lahan milik petani yang sudah ditanami jagung rusak   diterjang  banjir  sehingga  lahan pertanian milik warga mengalami gagal panen”

” Lahan jagung milik wargan Desa Desa Manulea yang mengalami kerusakan pemerintah desa sudah melaporkannya ke Kabupaten namun  bantuan tanggap darurat bencana seperti sembako dari pemda belum sama sekali kami terima”

” Rakyat kami sudah mendapatkan bantuan dari Anggota DPRD dan  Ikatan dokter Indonesia  Malaka serta Polres Malaka”

” Kita  berharap dengan adanya Bupati Malaka difinitif  Pemda bisa memperhatikan kami dengan adil seperti desa -desa lain di Malaka Fehan”

Hampir senada dikatakan oleh Penjabat Kepala Desa Builaran,  Yohanes Antonius Bria .

” Didesa kami belum sama sekali menerima bantuan tanggap darurat bencana dari pemerintah Kabupaten  Malaka”

“Pendataan sudah dilakukan oleh pihak pemerintah daerah seperti   korban jiwa, rumah yang rusak  hingga lahan pertanian milik warga”

” Kerusakan lahan pertanian milik warga  di Builaran  menyebar semua di enam dusun sedangkan kerusakan rumah milik warga hanya dua rumah , Korban meninggal dua orang suami istri  akibat bencana banjir” ( ed)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *