Alokasi Anggaran Untuk Pengobatan Dengan KTP -e Tahun 2021 Sebesar Rp 20 Miliyard

Pengalokasian anggaran untuk pengobatan gratis dengan menggunakan KTP -e tahun anggaran 2021 sebesar Rp 20 Miliyard

Anggaran sebesar Rp 20 Miliyard itu untuk membiayai pengobatan pasien yang menggunakan KTP-e saat berobat di Puskesmas, rujukan ke RSUPP Betun, Rujukan ke RSUD Atambua dan rujukan ke   RS Prof Johanes Kupang.

Hal itu disampaikan Kadis Kesehatan Kabupaten Malaka, Paskalia Frida Fahik saat dikonfirmasi wartawan di Betun- Ibu Kota Kabupaten Malaka, Minggu (27/12-2020).

Dikatakannya, pengobatan dengan menggunakan KTP-e merupakan salah satu program unggulan Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran dibidang kesehatan dimana rakyat datang berobat di setiap faskes akan mendapatkan pelayanan dan biayanya ditanggung pemerintah daerah.

” Besaran biaya untuk pengobatan dengan KTP-e sudah ditetapkan dalam pembahasan APBD murni tahun 2021 bersama DPRD melalui sidang anggaran di dewan sehingga bisa dieksekusi dalam tahun anggaran 2021″

” Sesuai arahan dan kebijakan yang dikeluarkan Bupati SBS bahwa kesehatan itu salah satu embrio vital dalam membangun peradaban dan memajukan ekonomi daerah.Tanpa kesehatan yang baik masyarakat tidak menjadi sumber daya manusia yang produktif dan berkualitas”.

“Untuk mewujudkan itu Pemerintah Kabupaten Malaka  memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat  melalui e-ktp dimana sebagai modal  dasar  berobat di rumah sakit atau fasilitas kesehatan terdekat tanpa memungut biaya atau free for service. ( boni)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *