Alo Werang : Realisasi Pos Belanja Tahun 2019 Diprediksi Mencapai Target

Malaka – Realisasi pos belanja APBD tahun 2019 tergolong baik karena masih ada sisa waktu satu bulan ke depan.

Sampai dengan keadaan 15 November 2019, penyerapan pos belanja APBD Kabupaten Malaka mencapai 57,05 persen. Rincian belanja tidak langsung 66 persen dan belanja langsung 48 persen.
Bila dibandingkan dengan realisasi belanja APBD tahun 2018, sampai dengan 31 Desember 2018 mencapai 90 persen lebih.
Realisasi pos belanja APBD ini tergolong baik karena masih ada sisa waktu

Hal itu disampaikan Kaban PPKAD Kabupaten Malaka, Aloysius Payong Werang kepada wartawan diruang kerjanya, Rabu (27/11-2019)

Dikatakannya, total pendapatan APBD Kabupaten Malaka tahun 2019 sebesar Rp 908,8 M yang bersumber dari dana transfer 78 persen, PAD 5-6 persen dan sisanya adalah pendapatan lain-lain yang sah.

Untuk realisasi belanja sampai dengan keadaan 15 November 2019 sudah mencapai 75,05 persen yang terdiri dari belanja tidak langsung 66 persen dan belanja langsung 48 persen.

Realisasi ini memang dinilai belum mencapai target yang minimal sudah 75 persen. Namun, pemerintah optimis di sisa waktu satu bulan ke depan, target realisasi belanja bisa tercapai.

“Memang trend anggaran kas yang ada harusnya minimal 75 persen tetapi sampai saat ini baru mencapai angka itu. Kami masih tetap optimis karena masih sisa satu bulan lebih ini target kita bisa tercapai. Kami berkeyakinan karena kalau kami sandingkan dengan tahun 2018 sampai dengan akhir tahun per 31 Desember realisasi belanja kita mencapai lebih dari 90 persen”

Menurut Aloysius, biasanya realisasi belanja yang paling besar terjadi Desember karena sejalan dengan progres pekerjaan terutama pos belanja langsung yang berkaitan pekerjaan infrastruktur. Realisasi belanja pada Desember akan terjadi peningkatan dan hal ini merupakan trend umum bagi semua daerah.

Terkait realisasi pendapatan APBD, lanjut Aloysius sampai keadaan 15 november 2019 mencapai 76 persen yang terdiri dari PAD 50 persen dana perimbangan (DAK,DAU dan dana bagi hasil) mencapai 83 persen dan lain-lain pendapatan daerah yang sah mencapai 51,44 persen. Realisasi pendapatan akan terus meningkat di sisa waktu satu bulan ke depan. (ed)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *