Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
HeadlineLintas Provinsi

Alfitra Wicaksono: Anak Bintan yang Lolos Seleksi di Club Liga 1 Indonesia…

169
×

Alfitra Wicaksono: Anak Bintan yang Lolos Seleksi di Club Liga 1 Indonesia…

Sebarkan artikel ini

Radarmalaka.com, Bintan – Kabupaten Bintan kembali menemukan pemain muda berbakat asal Desa Toapaya Selatan, yang telah lolos seleksi di salah satu Club Liga 1 Indonesia, yakni Persik Kediri U17, bernama Alfitra Wicaksono.

Apit, kerap dirinya disapa, merupakan pemain yang berasal dari Racing Club Jr. Toapaya-Bintan. Dalam club-nya, Apit menempati posisi sebagai penjaga gawang. Anak ke-2 dari pasangan Riyanto dan Sulasmi ini, mempunyai cita-cita yang tinggi di sepakbola.

Menurut Apit, dirinya terus menjaga komitmen dalam berlatih, disiplin dan kemauan keras menjadi modal utamanya. Di Jenjang pendidikan, Apit merupakan siswa SMKN 4 Tanjungpinang. Apit juga menjadi pemain unggulan di sekolahnya.

Khusus kepada Radarmalaka.com, pemain kelahiran 30 Oktober 2006 ini mengungkapkan, bahwa dirinya merasa bangga dan sangat antusias bisa mendapatkan kesempatan berharga ini.

“Saya sangat senang sekali. Saya bertekad untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini,” tutur Apit, Kamis, 19 Oktober 2023.

Apit juga bercerita, bahwa kedua orang tuanya, yang berprofesi sebagai Tukang Bangunan dan Ibu Rumah Tangga, mengaku bangga dengan prestasi yang diraihnya sekarang.

“Mereka (orang tua) sangat bangga dan senang saat tahu saya telah lolos seleksi di salah satu Club Liga 1 Indonesia, yakni Persik Kediri U17,” kata Apit.

“Ayah dan Ibu berpesan kepada saya untuk terus berusaha semaksimal mungkin, dan yang paling penting adalah jaga sholat,” cerita Apit sembari tersenyum.

Suhandi Taski, selaku pelatihnya di Sekolah Sepak Bola (SSB) Racing Club Jr, mengaku bangga bisa melihat anak didiknya bisa lolos seleksi yang dilaksanakan di Kediri, Jawa Timur.

“Apit gigih berlatih. Pernah juga Apit ikut turnamen sepakbola Danone Nations Competitions U12 di Lubuk pakam, Sumatera Utara Tahun 2018. Saat itu usianya masih 10 tahun,” ungkap Suhandi.

Dari awal, kata Suhandi, dirinya sangat yakin akan potensi pemain ini (Apit). Menurut Andi, ada tiga hal yang menjadi potensi pemain berkembang. Pertama, bakat dan keinginan kuat dari pemain, kedua pelatih yang tepat, dan ketiga adalah dukungan orang tua pemain.

“Ini akan sangat berpengaruh pada peningkatan prestasi pemain. Semoga Apit mampu menjaga nama baik Kepulauan Riau (Kepri) dan Bintan di perantauan,” ujar Andi.

Editor: Budi Adriansyah