Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Headline

3000 Lebih KPM di 6 Kecamatan di Kabupaten Bintan Dapat Bantuan Sembako dari Pemprov Kepri…

69
×

3000 Lebih KPM di 6 Kecamatan di Kabupaten Bintan Dapat Bantuan Sembako dari Pemprov Kepri…

Sebarkan artikel ini

Kepri –  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) melalui Dinas Sosial, menyalurkan bantuan kesejahteraan sosial dalam bentuk paket Sembako untuk 3.183 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di enam kecamatan di Kabupaten Bintan.

Bantuan paket Sembako diserahkan langsung oleh Gubernur Provinsi Kepri Ansar Ahmad, bersama Ketua TP-PKK Kepri Dewi Kumalasari, di Gedung Nasional, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Jum’at, Desember 2022.

Paket Sembako yang diberikan berupa 10 kg beras, 2 kg gula, 2 liter minyak goreng, 1 kg tepung terigu, dan 1 kaleng SKM.

Bantuan pakat Sembako ini berasal dari APBD Perubahan Dinas Sosial Provinsi Kepri melalui Program Perlindungan dan Jaminan Sosial Tahun Anggaran 2022.

Tidak hanya di Kabupaten Bintan, 2000 KPM di Kabupaten Lingga juga menerima bantuan serupa.

Ansar mengatakan, bantuan paket Sembako ini diberikan untuk menjamin ketahanan pangan keluarga dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kurang mampu.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi bapak/ibu sekalian sehingga bisa membantu rumah tangga untuk kebutuhan pokok sehari-hari,” ujar Ansar.

Ansar memastikan, Pemprov Kepri akan terus memperhatikan kebutuhan masyarakat kurang mampu di Kepri. Terutama bagi KPM yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial, namun belum pernah menerima bantuan sosial.

Selain itu, Dana Intensif Daerah (DID) yang diterima oleh Pemprov Kepri dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 18 miliar juga diwujudkan dalam bentuk bantuan sosial Usaha Ekonomi Produktif (UEP) sebanyak 200 orang di Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjungpinang.

Mekanisme penyalurannya di lakukan melalui transfer ke rekening masing-masing penerima dengan nilai bantuan masing-masing Rp. 5 juta.

UEP adalaha bantuan yang diberikan pemerintah untuk meningkatkan kemampuan dalam mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan penghasilan, dan mencipatkan kemitraan kerja yang saling menguntungkan.

“DID yang kemarin kita terima karena keberhasilan kita menangani pandemi Covid-19 memang kita maksimalkan untuk mengantisipasi kerentanan masyarakat kurang mampu, karena ini sejalan dengan pemulihan ekonomi pasca pandemi,” ungkap Ansar.

Pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan hibah uang sarana dan prasarana untuk Posyandu dan PKK Kabupaten Bintan yang merupakan pokok pikiran dari Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kepri Dewi Kumalasari. Total bantuan hibah yang diberikan berjumlah Rp. 232.160.000.

Bantuan uang sebesar Rp 30.600.000 diberikan untuk Posyandu Mawar, Posyandu Bougenville, Posyandu Tulip, Posyandu Kasih Bunda, Posyandu Kemala, dan Posyandu Manggar. Bantuan uang sebesar Rp 50.000.000 diberikan untuk TP-PKK Desa Toapaya.

Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan, mengucapkan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh Pemprov Kepri ke masyarakat Bintan.

Roby yakin, bantuan yang diberikan oleh Pemprov Kepri akan sangat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami berharap, Pemerintah Provinsi Kepri akan terus memberikan dukungan program untuk Kabupaten Bintan, karena dari tahun ke tahun alokasi dana APBD Kepri untuk Kabupaten Bintan semakin meningkat,” ujar Roby.

Editor: Budi Adriansyah
Penulis: Jlu/Diskominfo Kepri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *