Beranda » Polres Malaka Bidik Lansia Percepat Program Vaksinasi di Kabupaten Malaka – NTT

Polres Malaka Bidik Lansia Percepat Program Vaksinasi di Kabupaten Malaka – NTT

by RadarMalaka
0 comment

Berbagai strategi, kiat dan upaya dari Polres Malaka untuk percepatan pelaksanaan program Vaksinasi Covid 19 di Kabupaten Malaka sesuai target pemerintah Pusat.

Setelah menyisir warga di berbagai Kecamatan, desa dan tempat pariwisata, saat ini Jajaran Polres Malaka melakukan gebrakan untuk menyisir para lansia dari rumah ke rumah.
Kepolisian Resor (Polres) Malaka siap mendatangi warga dari Pintu ke Pintu (door to door) menyasar orang tua yang lanjut Usia (Lansia).

Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jakob Ledo SH.,S.,IK mengatakan hal itu kepada wartawan disela dirinya memantau pelaksanaan Vaksin di Mako Polsek Malaka Tengah di Betun – Ibu kota Kabupaten Malaka – Propinsi NTT, Senin ( 11/1/2022)

Rudy Ledo mengatakan pihaknya sudah menggunakan berbagai tehnik mengajak masyarakat menjaga imunitas dan kekebalan tubuh melalui program vaksinasi masal dengan cara menyisir masyarakat dari desa ke desa .

” Kali ini dari mabes Polri menurunkan sembilan orang personil Bintara Polri kompetensi khusus (Bakomsus) Perawat yang berkolaborasi dengan Dinas kesehatan Malaka guna percepatan Vaksinasi di kabupaten Malaka. Bakomsus
Bekerja di kabupaten Malaka hingga 31 Januari”, ujarnya.

Dikatakanny, pihaknya sudah perintahkan kepada setiap Kapolsek untuk mendata dan mengecek masyarakat yang belum di Vaksin mulai dari usia Dini hingga lanjut Usia.

” Saya minta peran serta masyarakat di Kabupaten Malaka supaya membantu mendata orang tua yang ingin di vaksin agar memberikan laporan kepada kami melalui nomor layanan Polres Malaka ke 081247823919 dan kami siap datang bersama tim medis untuk memberikan pelayanan kepada lansia yang belum Divaksin , Nomor tersebut bisa juga dihubungi bila ada tidakan kriminalitas yang meresahkan masyarakat” , tandasnya.

” Jangan takut Vaksin karena sebelum kita divaksin sudah ada dokter yang melakukan skrining atau pengecekan kesehatan. Intinya yang mengatakan layak dan tidaknya kita di vaksin adalah dokter dari petugas kesehatan” ,
tandasnya. ( ed/boni)

You may also like

Leave a Comment