119 Mahasiswa KKN Undana di Malaka Ditarik Kembali Ke Kampus

Sebanyak 119 Mahasiswa Undana yang menggelar KKN di Wilayah Kabupaten Malaka ditarik kembali Kampus Undana terhitung tanggal 1 April 2020.

Penarikan kembali mahasiswa KKN dilakukan Kampus Undana setelah melalui hasil rapat pihak rektorat dengan memperhatikan perkembangan situasi nasional terkait Covid 19 dengan pertimbangan keselamatan kehidupan para mahasiswa.

Koordinator Wilayah KKN Mahasiswa Undana di Kabupaten Malaka, Ir Viktor Balo, MSi mengatakan hal itu kepada wartawan saat berpamitan dengan Camat Malaka Barat , Efraim Bria Seran dan Para Kepala Desa di Kantor Camat Malaka Barat, Jumat (27/3-2020)

Dikatakannya, KKN Undana merupakan bagian dari kurikulum yang harus dilewati para mahasiswa. Khusus kabupaten Malaka periode 1 tahun 2020 ada 119 mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu di Undana yang datang menjalankan program KKN.

“Para mahasiswa tiba di Malaka tanggal 19 Maret dan tersebar di 19 desa pada empat Kecamatan yakni Malaka Barat 8 desa , Wewiku 4.desa,, Weliman 4.desa dan Malaka Timur 3.desa”.

“Dalam perencanaan para mahasiswa akan mengikuti KKN di Malaka selama 60 hari hingga tanggal 10 Mei”.

“Melihat perkembangan situasi nasional yang terjadi dan sesuai instruksi Presiden yang turun hingga Propinsi maka Undana yanng juga bagian NKRI menggelar rapat di tingkat rektorat dan hasilnya Undana memutuskan untuk mengutamakan keselamatan mahasiswa karena keselamatan kehidupan orang itu adalah diatas segalanya”.

” Anak-anak itu merupakan titipan orang tua kandung mereka kepada Undana sebagai orang tua angkat.
Sebagai orang tua angkat maka Undana harus menjaga keselamatan anak-anak”.

“Melalui keputusan Rektor pertama Undana memutuskan KKN dipersingkat dari 60 hari menjadi 45 hari.
Tetapi situasi terus berkembang maka diputuskan lagi 1 April dinyatakan KKN periode 1 tahun 2020 dinyatakan berakhir. Jadi kurang lebih hanya 3 Minggu”.

“Sebagai Koordinator Wilayah di Kabupaten Malaka bersama Pak Piter tadi kami sudah tarik di Wewiku dan sekarang di Malaka Barat. Besok kami di Weliman dan Malaka Timur ”

” Kami tidak tahu apakah KKN Periode ke 2 bulan Juli mendatang ada atau tidak. Itu tergantung keputusan Rektor dan situasi nasional ”

“Seluruh mahasiswa KKN yang menyebar diseluruh Kabupaten /Kota di NTT sebanyak 2000 orang lebih semuanya ditarik dan saat ini para DPL dan Korwil menuju wilayahnya masing-masing untuk melakukan penarikan di berbagai Kabupaten/ Kota di NTT”

” Seyogyanya kita harapkan para mahasiswa datang belajar dan menyatu dengan masyarakat tetapi karena Sosial Distance maka kita tarik kembali dan waktunya dipersingkat.
Ini kondisi darurat sehingga kita tarik kembali”

” Atas nama lembaga kami sampaikan terima kasih kepada Bupati Malaka yang mau menerima para mahasiswa Undana KKN di Malaka dan juga kepada Para Camat dan desa yang sudah menerima kami dengan baik selama ini”

Camat Malaka Barat , Efraim Bria Seran dalam kesempatan yang sama menyampaikan terima kasih kepada Undana yang sudah mempercayakan para mahasiswa KKN di wilayah Malaka Barat.

” Kita semuanya sangat memahami bahwa keadan nasional menuntut kita bersama untuk memutus mata rantai covid 19 untuk keselamatan kita bersama.”

“Ini force mayor yang kita alami bersama. Terima kasih atas semua kepercayaan yang diberikan Undana kepada kami dengan harapan dapat dilanjutkan dimasa mendatang”.

” Kita harus patuh dan tetap ikuti arahan Presiden dan instruksi Gubernur NTT untuk menghadapi situasi nasional saat ini”.

Sekcam Malaka Barat mewakili para kades mengucapkan terima kasih kepada rektor Undana , DPL dan para mahasiswa yang datang KKN di Malaka Barat.

Perwakilan mahasiswa Undana, Bosko menyampaikan terima kasih kepada Pemda Malaka, Camat dan desa di Malaka Barat dimana sudah menerima para mahasiswa dengan baik dan sampai saat ini semua mahasiswa masih dalam keadaan sehat dan aman.

“Mengingat situasi nasional kita tetap hargai itu dan siap kembali ke kampus”. (boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *