1.123 Warga Oan Mane – Malaka Terancam Kelaparan

Sebanyak 1.123 Jiwa dari  338 KK di Desa Oan Mane – Kecamatan Malaka Barat – Kabupaten Malaka – Provinsi NTT terancam kelaparan dan   rawan pangan.

Pasalnya, sejak banjir bandang benenai April lalu warga tidak bisa tanam jagung MT2 dan harapan akan bisa panen kacang ijo pada Agustus mendatang juga pupus karena curah hujan belakangan ini cukup tinggi sehingga berpotensi merusak tanaman masyarakat.

Untuk memenuhi kebutuhan akan pangan rakyat hanya bisa mengkonsumsi pisang dan kelapa sesuai potensi yang dimiliki untuk menyambung hidup keluarga.

Hal itu disampaikan Kepala Desa Oan Mane, Lukas Leky kepada wartawan di Sukabilulik – Malaka Barat, Rabu (30/6-2021)

” Saya harus mengatakan secara terbuka bahwa rakyat di desa Oan Mane saat ini mulai kelaparan lantaran kekurangan makanan pasca bencana banjir Benenai”

” Sesuai catatan kami pasca bencana itu ada bantuan 14 kali dari pemerintah, LSM serta bantuan perorangan yang diterima di desa Oan Mane namun hanya bisa bertahan beberapa saat saja”

” Untuk saat ini rakyat kami hanya bisa bertahan dengan makan pisang dan kelapa  karena makanan yang siap panen seperti
Jagung, ubi kayu dan padi tertimbun  saat bencana banjir”

” Ini bencana lebih dari tahun 2000 dan dampaknya sangat luar biasa buat rakyat”

” Kurangnya pangan ini bukan lantaran rakyat tidak kerja tetapi kondisi alam yang tidak memungkinkan rakyat tanam pada MT2 tahun ini karena lahannya masih belum kering lantaran endapan lumpur”

”  Rakyat kita yang memiliki lahan sepanjang DAS Benenai memang melakukan penanaman kacang ijo  kurang lebih 10 ha  namun peluang panen yang diperkirakan bulan Agustus pupus lantaran tingginya curah hujan belakangan ini sehingga merusak tanaman kacangan milik petani”

” Harapan rakyat satu-satunya saat ini yakni penanaman jagung pada MT3  ( ahuklean) yang baru dimulai bulan Agustus mendatang sehingga rentan waktu hingga panen nanti rakyat akan mengalami paceklik terkait cadangan makanan”

Tokoh masyarakat Oan Mane, Nahak Balthasar secara terpisah kepada wartawan mengatakan salah satu upaya yang bisa dilakukan yakni pemerintah bisa membantu rakyat dengan menyiapkan cadangan makanan melalui bantuan rawan pangan.

” Tahun ini memang beda karena semua cadangan makanan milik rakyat hanyut dan tertimbun material banjir”

” Padahal Desa Oan Mane selama ini dikenal sebagai salah satu pemasok bahan makanan dan lumbung makanan  yang sangat potensial di wilayah Malaka Barat”

” Kondisi seperti ini baru bisa normal pada saat rakyat panen batar ahuklean pada akhir Oktober  mendatang” ( boni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *